Inovasi Bisnis Lestari Melalui Peran Generasi Muda Lokal
PROGRAM OVERVIEW
Studycation Akademi Generasi Lestari (SAGL) 2022, pencarian dan pembentukan Pemuda Juara (Youth Local Champion) dari 7 kabupaten yaitu Kabupaten Bone Bolango dan Gorontalo (Provinsi Gorontalo), Kabupaten Sigi (Provinsi Sulawesi Tengah), Kabupaten Musi Banyuasin (Provinsi Sumatera Selatan), Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sintang, dan Kabupaten Kapuas Hulu (Provinsi Kalimantan Barat). Berbasis Proyek Inovasi dan Pendampingan dengan Ekosistem Proaktif dalam pengembangan Desa, UMKM dan Komunitas Lokal. Melalui pelatihan dapat berpotensi untuk meningkatkan perekonomian dengan mengutamakan prinsip-prinsip berkelanjutan sehingga berdampak positif bagi kelestarian lingkungan. Program SAGL 2022 ini merupakan inisiasi dan kolaborasi antara berbagai pihak yaitu Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL), Akademi Generasi Lestari, dan AMATI Indonesia serta didukung oleh berbagai pihak sebagai media dan community partners dari kalangan pemerintah maupun swasta.
Selama melaksanakan program, banyak hal positif dan manfaat yang terjalin sinergis antar elemen ekosistem. Proses pembelajaran dengan terjun berinteraksi dengan seluruh pihak, menghasilkan berbagai ide solusi program yang dapat ditindaklanjuti untuk dapat mengatasi permasalahan bagi UMKM dan/atau Mitra Inkubator. Peserta juga dapat lebih mengetahui seluk beluk dunia usaha, permasalahannya, serta strategi untuk mencari solusi, termasuk menambah luas jaringan kerjasama yang dapat saling memberi inspirasi.

PROJECT SOLUTION
Studycation SAGL berfokus membantu pemerintah dan swasta dalam memperkuat UMKM, Desa, dan Komunitas secara inklusif dan berkelanjutan, mendukung penguatan program ekowisata, dan membantu ekosistem lokal dalam mewujudkan green economy dan mendukung terbentuknya social preneurs. Serta bertujuan untuk mendekatkan para generasi muda pada peluang karir ke depan, memperluas networking antar peserta, Mentor, para experts, komunitas, UMKM, dan juga pemerintah baik di tingkat lokal maupun nasional, terutama berpeluang besar menjadi inisiator Sentra Inovasi Lestari (SIL).
89 orang yang terdiri dari peserta hasil seleksi berjumlah 74 orang dan peserta ASN berjumlah 15 orang. Dalam proses pelaksanaan program SAGL, para peserta dibantu dan didampingi oleh para Mentor Lapangan Lokal berjumlah lima orang dan berasal dari tiap-tiap kabupaten. Para peserta terpilih wajib mengikuti serangkaian kegiatan seperti Onboarding, Online Training yang diisi oleh enam pemateri ahli pada bidangnya, serta serangkaian Journey Inovasi yang dipandu oleh Sprinthink, serta Business Hackathon Challenge di antara bulan Agustus hingga Oktober 2022 dengan materi-materi yang berlandaskan kurikulum-kurikulum inovasi dengan prinsip sustainability.
